TEMPAT KAMI MELAPORKAN


Terjemahkan halaman dengan Google

Journalist Resource August 19, 2021

Webinar Berdasarkan Permintaan: Acara Dana Hibah Jurnalisme Hutan Hujan Asia Tenggara 2021

Penulis:
SECTIONS

Acara Dana Hibah Hutan Hujan Asia Tenggara 2021, yang akan berlangsung antara 2-12 Agustus 2021, membuka kesempatan bagi para jurnalis lingkungan di Asia Tenggara untuk berkumpul mendiskusikan tantangan, peluang, dan keberhasilan mengajukan usulan liputan lingkungan, praktik terbaik bagaimana bekerja bersama ahli, dan kiat-kiat bagaimana berkolaborasi dengan mitra dalam meliput masalah lingkungan yang penting.

Semua sesi pertemuan direkam dan dapat dilihat di bawah. Untuk melihat rekaman dalam bahasa Inggris, klik di sini.

Sesi Perkenalan

Dalam sesi ini, anggota Komite Penasihat RJF Asia Tenggara, koordinator regional, dan kolega dari Pulitzer Center memperkenalkan diri dan memberikan gambaran singkat tentang acara lokakarya ini.

Keanekaragaman Hayati Dan Hutan DI Asia Tenggara (Bagian I – Wawasan Praktisi Dan Peneliti)

Di sesi ini, moderator Dyna Rochmiyaningsih dan narasumber Dr Ding Li Yong (Birdlife International Asia) membahas keanekaragaman hayati hutan.

Perubahan Iklim Dan Hutan DI Asia Tenggara (Bagian I – Wawasan Praktisi Dan Peneliti)

Dalam sesi ini, Yeb Saño, Direktur Eksekutif, Greenpeace Asia Tenggara dan Dr Zeng Yiwen (NUS Center for Nature-Based Climate Solution), bersama dengan moderator Audrey Tan, membahas peran hutan terkait dengan perubahan iklim.

Keanekaragaman Hayati Dan Hutan Di Asia Tenggara (Bagian II – Wawasan Praktisi Dan Peneliti)

Sesi ini dimoderatori oleh Dyna Rochmiyaningsih, Rhett Butler (Mongabay) dan Yao Hua Law (Macaranga/Rainforest Investigations Network), menautkan pengetahuan yang didapat dari sesi sebelumnya ke jurnalisme.

Perubahan Iklim Dan Hutan DI Asia Tenggara (Bagian II – Wawasan Praktisi Dan Peneliti)

Dalam sesi, yang dimoderatori oleh Audrey Tan (Straits Times), Imelda Abano (Earth Journalism Network) dan Anchalee Kongrut (Bangkok Post) mengaitkan pengetahuan yang didapat dari sesi sebelumnya dengan jurnalisme dan peserta mengajukan pertanyaan mengenai perubahan iklim dan jurnalisme.

Penginderaan Jauh Dan Jurnalisme (Bagian I): Konsep Dan Teknik Untuk Menggunakan Citra Dan Peta Satelit Dalam Laporan Hutan Hujan

Dalam sesi ini, Editor Investigasi Lingkungan Pulitzer Center Gustavo Faleiros menguraikan konsep dan teknik menggunakan citra dan peta satelit dalam laporan mengenai hutan hujan. Sesi ini fokus pada ‘lingkungan’ sebagai karakter – bagaimana menceritakan kisah sebuah “tempat” menggunakan data geografis, citra dan peta satelit. Contoh cerita menarik di daerah dan sekitarnya. Webinar ini juga mengeksplorasi sumber data dan citra, dan cara menggunakannya dalam cerita Anda sendiri.

Catatan: Disarankan agar peserta mengunduh Google Earth Pro dan QGIS sebelum berpartisipasi dalam lokakarya ini. Tautan untuk mengunduh file di bawah:

Google Earth Pro: https://www.google.com/earth/versions/#download-pro

QGIS (version 3.20): https://www.qgis.org/en/site/

Penginderaan Jauh Dan Jurnalisme (Bagian II): Konsep Dan Teknik Menggunakan Citra Dan Peta Satelit Dalam Laporan Hutan Hujan

Dalam sesi ini, Editor Data Rainforest Investigations Network Kuang Keng Kuek Ser membahas bagaimana menerapkan analisis geospasial dengan QGIS. Webinar ini latihan untuk pemula mengenai cara mengolah file, membuat lapisan dan menganalisis menggunakan piranti pemetaan QGIS. Peserta belajar bagaimana memfilter dan analisis sederhana, selain membuat peta mereka sendiri.

Catatan: Disarankan agar peserta mengunduh Google Earth Pro dan QGIS sebelum berpartisipasi dalam lokakarya ini. Tautan untuk mengunduh file di bawah:

Google Earth Pro: https://www.google.com/earth/versions/#download-pro

QGIS (version 3.20): https://www.qgis.org/en/site/

Investigasi Lingkungan (Bagian I)

Sesi ini, dimoderatori oleh Wahyu Dhyatmika (Tempo/Komite Penasihat RJF), termasuk Ian Yee (R.AGE/The Fourth/Environmental Reporting Collective/Komite Penasihat RJF), Bagja Hidayat (Tempo/Forest Digest/Rainforest Investigations Network Fellow) dan Karol Ilagan (PCIJ/Rainforest Investigations Network Fellow) sebagai pembicara.

Para narasumber berbasi studi kasus yang mengilustrasikan pendekatan mengikuti jejak uang, dokumen dan orang, dan peserta mendiskusikan bagaimana menerapkan sejumlah keterampilan dan piranti untuk investigasi lingkungan.

Investigasi Lingkungan (Bagian II)

Dalam sesi lanjutan ini, Ian Yee (R.AGE/The Fourth/Environmental Reporting Collective/Komite Penasihat RJF), Bagja Hidayat (Tempo/Forest Digest/Rainforest Investigations Network Fellow) dan Karol Ilagan (PCIJ/Rainforest Investigations Network Fellow), bersama moderator Wahyu Dhyatmika (Tempo/Komite Penasihat RJF) mendiskusikan bagaimana membentuk tim dan memutuskan metoda dan pendekatan. Peserta akan mendapat kesempatan bertanya mengenai tantangan, teknik atau piranti spesifik, dll. Terkait dengan investigasi lingkungan. Peserta dan narasumber curah pendapat mengenai titik masuk atau ide untuk investigasi baru berhubungan dengan isu hutan/lingkungan di Asia Tenggara.